Gatal menahun
“Saya punya keluhan
gatal-gatal yang sulit disembuhkan. Beberapa dokter spesialis kulit sudah saya
kunjungi, tapi sampai sekarang tidak ada hasilnya.
Gatal-gatal saya alami sejak tahun 2000 (sudah tiga tahun).
Gatal-gatal saya alami sejak tahun 2000 (sudah tiga tahun).
Umumnya timbul malam
hari, tapi tiga bulan terakhir ini timbul pada siang hari juga. Lokasi gatal
menyebar di beberapa bagian tubuh, khusus di sekitar tangan, kaki, perut, leher
(biduran, kaligata).
Semula saya pikir
gatal-gatal itu disebabkan oleh cuaca dingin malam hari (saya tinggal di
Bogor). Namun, di tempat berhawa panas seperti di pantai, gatal ini kadang
timbul juga.
Tahun 2001, atas rujukan
dokter kulit, saya melakukan tes alergi (Prick test). Ada 23 zat yang dites,
namun hasilnya ternyata semuanya negatif. Artinya, ke-23 zat yang disuntikkan
itu bukan sebagai pemicu gatal-gatal (terlampir hasil Prick test).
Gatal-gatal ini sungguh mengganggu aktivitas, dan terpaksa untuk mengatasinya setiap tiga hari sekali saya minum antihistamin. Belakangan dua hari sekali harus minum karena gatal yang tak tertahankan.
Melalui surat ini saya mohon bantuan dokter untuk mengatasi alergi ini. Jika pembaca SENIOR ada yang mempunyai keluhan sama atau mengetahui solusinya, tolong informasinya.”
Saya bisa merasakan apa yang Anda alami selama tiga tahun terakhir ini. Jangankan gatal berhari-hari sepanjang bulan dan tahun, gatal sebentar akibat digigit nyamuk saja bikin kita runyam.
Gatal-gatal ini sungguh mengganggu aktivitas, dan terpaksa untuk mengatasinya setiap tiga hari sekali saya minum antihistamin. Belakangan dua hari sekali harus minum karena gatal yang tak tertahankan.
Melalui surat ini saya mohon bantuan dokter untuk mengatasi alergi ini. Jika pembaca SENIOR ada yang mempunyai keluhan sama atau mengetahui solusinya, tolong informasinya.”
Saya bisa merasakan apa yang Anda alami selama tiga tahun terakhir ini. Jangankan gatal berhari-hari sepanjang bulan dan tahun, gatal sebentar akibat digigit nyamuk saja bikin kita runyam.
Konsentrasi dan
ketekunan kita dalam bekerja dirongrong oleh munculnya rasa gatal yang bertubi-tubi
hampir setiap hari, bukan cuma di satu tempat, melainkan di beberapa bagian
kulit badan. Bisa jadi itu mengganggu rasa sejahtera juga. Amarah, kesal,
risau, yang tidak perlu ada bisa saja bangkit kalau gatal tidak mau hilang.
Masalah yang kita hadapi
sampai saat ini bahwa alergi di dunia semakin merajalela seiring dengan semakin
memburuknya polusi dalam bentuk apa saja. Kita tidak tahu apakah udara yang
kita hirup setiap detik itu sudah berisi polutan yang menjadi alergen baru buat
tubuh kita, yang sebelumnya tidak ada.
Bukti untuk itu, orang
yang di kota kediamannya tidak pernah alergi, mendadak alergi setelah pindah
atau berkunjung ke kota lain. Orang tersebut menemukan alergen, zat yang
tubuhnya tidak tahan menerimanya, di wilayah lain. Kasus begini bisa juga oleh
jenis menu makanan lain yang sebelumnya tidak pernah disantap.
